Bytes Infinitum

Some people are just meant to stay in your heart forever, but not in your life. (Ananda Sukarlan)

Saya tidak percaya cinta. Sebelumnya. Buat saya cinta cuma sekedar senyawa hormon yang akan membuat seseorang menjadi kehilangan kontrol atas logikanya. Mengabaikan banyak hal penting dalam hidup seperti, masa depan, orang tua, pasangan, anak-anak, harga diri bahkan Tuhan. Hidup mengajarkan pada saya, percaya pada cinta adalah sebuah ketololan besar. Pada cinta, saya skeptis.

Sampai saya bertemu kembali dengannya. Lelaki itu. Dia bukan siapa-siapa, bukan tipe lelaki yang akan membuat saya menoleh ketika berpapasan. Juga tidak akan membuat mata saya berbinar kagum ketika kami bercakap-cakap. Dia lelaki yang teramat biasa. Satu-satunya yang luar biasa adalah kemampuannya membuat saya merasa nyaman. Bisa ditebak, saya jatuh cinta padanya. Begitu saja. Tanpa alasan.

Saya jatuh cinta padanya, begitu juga dia pada saya. Lalu apakah kami akan bersama dan hidup bahagia selamanya? Mmm, ternyata tidak. Karena ternyata, cinta itu datang sesukanya. Dan seringkali pada waktu, situasi dan kondisi yang tidak tepat. Kecuali kami sendiri, semua elemen kehidupan yang melingkupi hubungan kami seperti kutub magnet yang sejenis. Berseberangan.

Rasanya? Jangan ditanya. Menyesakkan sekali. C’est la vie. Itulah hidup. Tidak semua yang saya inginkan bisa saya dapatkan. Termasuk dengan siapa saya  akan berbagi hidup. Meski menyakitkan, saya tetap menyimpannya di hati sebagai seorang yang  teristimewa. Tempat paling nyaman untuk berbagi cerita. Sumber inspirasi dan semangat saya untuk menulis. Belahan jiwa. Lelakiku.

Dan yang lainnya, pada Sang Empunya Hidup, saya tunduk.
Yang Fana adalah Waktu

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.

“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”

tanyamu.
Kita abadi.

(Sapardi Djoko Damono)

NotaBene:

@anandasukarlan : untuk twitnya yang terkadang ‘jleb!’ banget, terimakasih 🙂

Sapardi Djoko Damono : puisinya indah *speechless…

Advertisements

One thought on “Bytes Infinitum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s